Pengertian Atlas
Atlas adalah sekumpulan peta yang dijilid menjadi satu dalam
bentuk buku dengan bahasa, simbol, dan proyeksi yang umumnya seragam.
*source: farhanshare.blogspot.com
Syarat-syarat sebuah atlas
1.
Menggambarkan suatu
daerah dengan data yang akurat, misalnya negara-negara.
2.
Memiliki formulasi
warna atau simbol lain yang tepat sehingga tampak menarik.
3.
Menggunakan proyeksi
peta tertentu yang disesuaikan dengan tujuan.
4.
Memiliki atribut dan
informasi yang lengkap.
Jenis-jenis atlas
1.
Atlas nasional, berisi
informasi geografi dan terikat pada suatu wilayah/negara tertentu.
2.
Atlas dunia,
menyajikan informasi tentang keadaan dunia seutuhnya mencakup benua, samudera,
laut, pulau, kepulauan, dan lain-lain.
3.
Atlas semesta,
menyajikan informasi tentang keadaan alam jagat raya
Kegunaan Atlas
1.
Memperlajari bentuk
fisik suatu negara atau benua.
2.
Mempelajari sistem
tata surya, rasi bintang, peta langit, dan tata koordinat bintang.
3.
Memperlajari letak
astronomi, letak geografi, serta luas suatu negara dan benua di muka bumi.
4.
Memperlajari kondisi
fisik bumi, bentang alam, tata air, dan arus laut dunia, serta perkembangan
aktual dunia.
5.
Mempelajari sumber
daya alam potensi yang bersifat hayati dan non hayati di daratan dan lautan.
6.
Mempelajari persebaran
suatu objek tertentu serta pertumbuhan sosial ekonomi, dan budaya penduduk di
dunia.
Pengertian Globe
Globe adalah model tiruan bola bumi yang memberikan gambaran
tentang bentuk muka bumi, sehingga mendekati bentuk yang sebenarnya, dimana
dilengkapi dengan garis lintang dan garis bujur yang dapat digunakan untuk
berbagai macam peragaan atau media pendidikan.
Kedudukan Globe
Kedudukan Globe agak condong, sesuai dengan kemiringan sumbu
bumi yaitu 66½º terhadap garis ekliptika.
Kegunaan Globe
1.
Mengetahui proses
gerhana, baik untuk waktu tempat terjadinya.
2.
Mengetahui proses
perubahan musim berdasarkan perubahan posisi semu matahari terhadap bumi.
3.
Menghitung pembagian
waktu di bumi berdasarkan garis bujur.
4.
Mengetahui pembagian
iklim di permukaan bumi berdasarkan garis lintang.
5.
Membandingkan luas
daratan dengan luas lautan di permukaan bumi.
6.
Sebagai media peragaan
bentuk bumi dan rotasinya.
7.
Mengetahui besarnya
skala nominal tentang jarak, bentuk, dan luas di permukaan bumi.
8.
Menentukan jenis
proyeksi untuk pemetaan tempat tertentu.
Bukti bentuk bumi menyerupai bola
1.
Bayangan bumi yang
berbentuk lingkaran pada saat gerhana bulan.
2.
Hasil pemotretan rupa
bumi dari satelit luar angkasa.
3.
Ekspedisi Magalhaens
mengelilingi bumi.
4.
Awan dan puncak gunung
tertinggi yang masih terlihat terang walaupun matahari sudah tenggelam.
Hal-hal yang mencerminkan gambaran secara global dari atlas
1.
Indeks tanda yang
dapat mempermudah pengguna atlas dalam mencari dan menemukan informasi letak
suatu objek unsur-unsur geografi lain yang disusun urut menurut abjad.
2.
Daftar Isi merupakan
petunjuk tentang isi atlas itu sendiri secara urut setiap halaman sehingga
mampu mempermudah pengguna atlas dalam mencari informasi yang dibutuhkan.
3.
Garis lintang dan
bujur yaitu garis yang dapat digunakan untuk mencari informasi geografis
(terutama letak, pembagian waktu, dan iklim suatu negara). Indonesia berada
diantara 6ºLU- 11ºLS dan diantara 95º BT- 141º BT, sehingga
berdasarkan letak ini, Indonesia beriklim tropis.
Garis lintang (parallel)
Garis lintang adalah garis khayal pada permukaan bumi yang
melintang dan melingkar secara horizontal, dimulai dari garis lingkar
khatulistia (0º).
Jenis-jenis garis lintang
1.
0º sebagai lingkar
khatulistiwa pada globe (equator).
2.
23½º LU sebagai Garis
Balik Utara (Tropic of Cancer).
3.
23½º LS sebagai Garis
Balik Selatan (Tropic of Capricorn).
4.
66½º LU sebagai
Linkaran Kutub Utara (North Pole)
5.
66½º LS sebagai
Lingkaran Kutub Selatan (South Pole).
6.
90º sebagai suatu
titik, yaitu Kutub Utara (90º LU) dan titik Kutub Selatan (90º LS).
Garis Bujur (meridian)
Garis bujur adalah garis khayal pada permukaan bumi yang
menghubungkan dua kutub bumi secara vertikal.
Kegunaan garis bujur pada globe
1.
Menghitung jarak di
khatulistiwa. (1º = 111 km).
2.
Menghitung kecepatan
rotasibumi (1 Jam = 15º bujur). 15 x 111 = 1.665 km/jam.
3.
Menentukan garis batas
penanggalan internasional, dimana belahan bumi Timur waktunya lebih cepat satu
hari daripada belahan barat.